Kuasai Laravel dari nol hingga siap kerja. Bootcamp intensif berbasis project nyata: bangun web app, REST API, dan lakukan deployment ke server production.
Laravel developer adalah salah satu posisi yang paling banyak dicari di Indonesia saat ini. Hampir setiap job posting untuk backend developer menyebut Laravel sebagai skill wajib. Ini bukan kebetulan: Laravel memungkinkan tim kecil membangun produk berskala besar dengan cepat, sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh startup dan perusahaan teknologi yang terus tumbuh.
Berdasarkan data lowongan di Jobstreet, LinkedIn, dan Glints, gaji fresh graduate Laravel developer di Indonesia berkisar antara Rp 5-8 juta per bulan. Setelah 1-2 tahun pengalaman, angkanya naik ke Rp 8-15 juta. Senior Laravel developer dengan kemampuan arsitektur dan deployment bisa mencapai Rp 15-25 juta atau lebih, terutama di perusahaan teknologi besar atau remote job internasional.
Perusahaan-perusahaan Indonesia yang aktif mencari Laravel developer antara lain: startup fintech seperti Flip dan Xendit, platform e-commerce, perusahaan SaaS lokal, hingga agency digital. Hampir semua perusahaan dengan produk berbasis web di Indonesia pernah atau sedang menggunakan Laravel di stack mereka.
Perjalanan belajar dari nol hingga siap kerja dalam program terstruktur.
Setelah menyelesaikan bootcamp ini, kamu akan punya 2 project portfolio yang bisa langsung ditunjukkan saat interview: sebuah sistem manajemen berbasis PHP native, dan web app Laravel lengkap dengan fitur payment gateway dan deployment production.
Kuasai web development dari dasar. Mulai dari HTML/CSS, PHP native, hingga Laravel framework. Cocok untuk pemula yang ingin menjadi developer profesional tanpa background IT.
Ingin belajar lebih santai dengan materi terstruktur?